Sejarah singkat HP (Hewlett-Packard)

images (11)The HP way: How Bill Hewlett dan I built our company karya David Packard

Hewlett dan Packard memberikan contoh kemampuan utk membangun sebuah perusahaan menggunakan kerangka berisi prinsip-prinsip.

Hewlett dan Packard adalah rekan kerja yg unik. David Packard lahir pada tahun 1912 dan menjadi bintang bola basket dan atlet lari. Saat kecil dia sangat tertarik dengan radio dan peralatan elektronik dan kemudian diterima di Stanford utk belajar teknik elektro. Selama musim gugur pertamanya di Stanford pada 1930, dia bertemu dengan Bill Hewlett , yg sangat berbeda dgn dirinya. Hewlett menderita disleksia dan berjuang keras selama di sekolah. Dia diterima di Stanford hanya karena ayahnya mengajar di sana. Dengan bergurau, dia mengatakan bahwa dirinya memilih teknik elektro karena menyukai kereta api listrik.

Saat di Stanford, Hewlett dan Packard menjadi teman dekat. Pada 1937, mereka mengadakan rapat “bisnis” pertama mereka utk membahas pendirian sebuah perusahaan bersama. Packard akan mengatur pekerjaan di bagian produksi pada perusahaan tsb. Sedangkan, Helwett akan memfokuskan pada teknologi dan teknik sirkuitnya. Kerjasama mereka dibentuk pada 1939, dan urutan nama perusahaan mereka dapatkan dgn permainan lempar koin.

Produk pertama mereka adalah alat penghantar bunyi yg digunakan utk menciptakan frekuensi bunyi yg kuat, mereka menyebutnya model 200A karena angka tsb seolah-olah menandakan mereka sdh agak lama dalam bisnis ini.

Sementara itu Hewlett yg seorang lajang, pindah ke sebuah garasi mobil di belakang rumah yg disewa Packard bersama istrinya. Garasi tsb, yg sekarang menjadi tempat bersejarah dan dianggap sebagai “tempat lahirnya Silicon Valley”, menjadi pabrik pertama mereka.

Pada 1964, Hewlett-Packard sdh sangat maju dibandingkan dengan produk pertamanya. Total penjualan perusahaan itu sebesar $125 juta, dan semua pendapatan berasal dari peralatan ilmiah. Selanjutnya kedua pria inovatif tsb mengembangkan sebuah alat pengendali otomatis dan penjualannya langsung meningkat sebagai sebuah komputer mini, bukan sekedar aksesori, sehingga membuka jalan utk bisnis masa depan mereka. Perusahaan tsb terus berkembang dan melakukan diversifikasi produk. Oleh karenanya, tdk mengherankan jika pada 1994 penjualan HP dari  produk-produk, layanan, dan aksesori komputer hampir mencapai $20 milyar, atau sekitar 78% dari bisnisnya keseluruhan.

Dan meskipun produk-produknya cukup membuat HP sukses dan terkenal, tetapi filosofi manajemen lah yg membuat perusahaan ini dihormati. Pada rapat luar kantor pertama pada `1957, perusahaan menyampaikan keyakinannya utk berbisnis dgn “Prinsip HP”.

Pada 1966, dari 5 berubah menjadi 7 prinsip HP yaitu Laba, Pelanggan, Bidang minat, Pertumbuhan, Pegawai, Organisasi dan Kewarganegaraan. Packard menjelaskan bahwa setiap tujuan tsb dapat dijelaskan dalam 1 kalimat, misalnya, Bidang minat dijelaskan sebagai berikut “Untuk menghimpun usaha kita, teruslah mencari peluang baru untuk berkembang. Tetapi, batasilah keterlibatan kita dalam bidang dimana kita memiliki kemampuan dan bisa memberika kontribusi di bidang tersebut”

Hewlett dan Packard adalah pemikir-pemikir brilian yg efektif dlm menjalankan visi mereka, dan mereka juga melakukan hal yg tepat utk para pelanggan dan pegawai mereka. Pelajaran yg terpenting yg bisa diambil dari buku ini bukan bagaimana menciptakan perusahaan yg sama, tetapi bagaimana menciptakan perusahaan yg didasarkan pada serangkaian nilai yg kuat dan jelas, yg bisa membawa kpd kesuksesan yg luar biasa.

Source: 100 Buku Bisnis terbaik sepanjang masa karya Jack Covert dan Todd Sattersten.      

facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *