Bisnis modal bersama

 images (4)  Bisnis modal bersama atau perusahaan modal bersama

Para peneliti di Marquette University mempelajari lebih dari 2000 perusahaan dana menemukan bahwa 94% perusahaan yg “berkembang pesat”  didirikan oleh 2 orang atau lebih (perusahaan modal bersama). Hanya 6% dari perusahaan yg “berkembang pesat”  yg dimiliki oleh perseorangan, dan sebaliknya, pemilik perseorangan memiliki hampir setengah dari perusahaan-perusahaan yg perkembangannya lambat.

Meskipun bukti ini menunjukkan bahwa menjalankan perusahaan modal bersama bisa lebih sukses, tetapi kebanyakan pengusaha merasa khawatir terjadi konflik. Penyebab konflik diantaranya adalah:

  • Salah satu mitra mempekerjakan pegawai penting yg tidak disukai mitra yg lain
  • Perusahaan menerima penawaran pembelian saham secara sukarela dari pesaing
  • Perusahaan kehabisan uang
  • Masalah pribadi atau keluarga yg berlarut-larut mengganggu kemampuan kinerja salah satu mitra
  • Salah satu mitra mendadak kehilangan minat dengan bisnis tsb
  • Salah satu mitra menggelapkan uang perusahaan

Meskipun perjanjian bisnis modal bersama sudah diatur dalam dokumen berdasarkan hukum, terkadang masih juga ada kemungkinan terjadi konflik tsb. Dalam buku The Partnership carter, David Gage menyarankan membuat jaminan hak tertulis, yg mencantumkan diantaranya : visi dan misi perusahaan modal bersama, kepemilikan saham, besarnya kendali dan seberapa aktif masing-masing mitra,  bagaimana cara pengambilan keputusan, bagaimana peng-alokasian uang, dsb.

“Dengan membuat semua hal ini transparan sejak awal”, kata Gage, “akan mengurangi potensi bubarnya perusahaan di kemudian hari”.

Para pengusaha berhati-hati terhadap bisnis modal bersama karena alasan-alasan yg salah, yaitu kemitraan bisnis merupakan hubungan yg dinamis dan rumit. Tetapi perbedaan dan sinergi-lah yg memperbesar peluang suskes dalam petualangan berbisnis apapun.

Kelebihan menjalankan bisnis modal bersama:

  1. Modal ditanggung bersama
  2. Persiapan dilakukan bersama, misalnya : menentukan produk, peralatan, tempat usaha, nama usaha, rencana keuangan dan perkiraan rugi/laba, menentukan supplier, dll
  3. Menjalankan usaha dan cara promosi dipikirkan dan dilakukan bersama
  4. Memonitor usaha dan rencana bisnis kedepan bersama mitra bisnis

Kekurangan menjalankan bisnis modal bersama:

  1. Modal ditanggung sendiri
  2. Persiapan dilakukan tidak ada mitra utk mendiskusikan persiapan, tujuan atau rencana bisnis ke depan
  3. Menjalankan usaha sendiri
  4. Butuh waktu utk memantau dan menjalankan usaha sendiri
  5. Keuntungan dibagi sesuai dengan kesepakatan tidak dinikmati sendiri
  6. Ada kemungkinan terjadi perbedaan pendapat

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Pencarian dari Google:

facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *